Tinggalkan komentar

MATERI NORMA

MATERI  NORMA I

Dari segi bahasa Norma berasal dari bahasa inggris yakni norm. Dalam kamus oxford norm berarti usual or expected way of behaving, yaitu yaitu norma umum yang berisi bagaimana cara berperilaku.Norma adalah suatu ukuran yang harus dipatuhi oleh seseorang dalam hubungannya dengan sesamanya ataupun dengan lingkungannya. Istilah norma berasal dari bahasa latin, atau kaidah dalam bahasa arab, sedangkan dalam bahasa Indonesia sering juga disebut dengan pedoman, Patokan atau aturan. Norma mula-mula diartikan denga siku-siku, yaitu garis tegak lurus yang menjadi ukuran atau patokan untuk membentuk suatu sudut atau garis yang dikehendaki. Dalam perkembangannya, norma itu diartikan sebagai suatu ukuran atau patokan bagi seseorang dalam bertindak atau bertingkah laku dalam masyarakat, jadi inti suatu norma adalah segala aturan yang harus dipatuhi.

Dalam norma terdapat kultur atau nilai – nilai yang bertujuan memberikan arahan bagaimana manusia bertingkah laku atau dengan kata lain hal – hal mana yang boleh diperbuat dan mana yang tidak boleh diperbuat. Penggolongan hal – hal yang boleh diperbuat maupun tidak boleh diperbuat dapat dituangkan dalam dua keharusan, yaitu keharusan alamiah dan keharusan susila yang keduanya akan menghasilkan norma alam dan norma susila. Adapun perbedaan dari kedua norma alam dan norma sosial adalah sebagai berikut;

Norma alam

Norma susila

Norma yang mengatakan tentang apa yang pasti akan terlaksana (contoh; manusia akan mati)Sesuatau yang dijadikan norma kerena kesesuaiannya dengan kenyataanNorma yang menggambarkan dunia nyata, yaitu mengutarakan sesuatu yang memang sudah ada Norma yang mengatakan tentang suatu yang mungkin tidakan akan terlaksana (contoh; engkau janganlah membunuh)Sesuatu yang dijadikan norma, sekaliun ia nantinya ternyata tidak bersesuaian dengan kenyataannyaNorma yang menggambarkan suatu rencana, atau suatu keadaaan yang ingin dicapai. Noram ini mengutarakan sesuatu yang masih ingin diacapai

Dari bagan diatas yang akan termasuk norma yang akan diterapkan adalah norma susila, yaitu adanya perantara dalam penegakkan norma tersebut. Sedangkan pada norma alam penegakkan berjalan dengan sendirinya.

Selanjutnya pengertian Norma adalah sarana yang dipakai masyarakat untuk menertibkan, menuntut, megarahkan tingkah laku anggota masyarakat dala hubungan satu dengan yang lain. Oleh karena itu norma bersifat memaksa , paksaan yang terdapat pada norma tujuannya ialah untuk mematuhinya. Paksaaan dalam suatu norma tentu akan menimbulkan bentuk yang berbeda – beda dari paksaan itu sendiri antara masyarakat satu dengan masyarakat lainnya, hal ini dikarenakan tatanan sosial dlam masyarakat itu sendiri akan mencari cara – cara dan jalan yang cocok untuk memaksa anggotanya.

Berikutnya adalah macam – macam norma

1.    Norma agama, yaitu peraturan hidup manusia yang berisi perintah dan larangan yang berasal dari Tuhan. Contoh; perintah untuk mengerjakan salat, perintah untuk melakukan sembayang, larangan untuk berbuat zina. Adapun sanksi dari norma agama bersifat abstrak, artinya hukuman yang diberikan tuhan tidak berupa hukuman yang tampak melainkan hukuman yang nantinya akan diberikan tuhan kelak mati atau saat masih hidup namun orang lain tidak menyadarinya.

2.    Norma moral/kesusilaan, yaitu peraturan atau kaidah hidup yang bersumber dari hati nurani dan merupakan nilai-nilai moral yang mengikat manusia, Contohny; larangan untuk saling menganiaya. Adapun sanksi dari norma tersebut adalah berupa pengkucilan, sehingga orang tersebut akan dikucilkan atau dihina, dan bahkan akan diacuhkan dari anggota masyarakatnya.

3.    Norma kesopanan, yaitu peraturan atau kaidah yang bersumber dari pergaulan hidup antar manusia, contoh; meludah sembarangan, makan sambil berbicara kotor. Adapun sanksi dari norma ini adalah berupa teguran secara langsung.

4.    Norma hukum, yaitu peraturan atau kaidah yang diciptakan oleh kekuasaan resmi atau negara yang sifatnya mengikat, contohnya; kewajiban membayar pajak, larangan melakukan pembunuhan dalam hukum pidana. Adapun sanksi dari norma ini adalah sanksi pidana, sanksi perdata, maupun sanksi administrasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: